Saturday, June 6, 2020

Pemerintah yakin Indonesia dapat menghindari krisis pangan pasca-pandemi


Seputarberita-Pemerintah mengklaim telah memastikan akan ada pasokan makanan yang cukup untuk menghindari potensi krisis pangan setelah wabah COVID-19.

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) memperingatkan pada bulan Maret tentang dampak pandemi pada pasokan makanan dunia, dengan industri perkapalan mengalami perlambatan dalam kegiatan karena penutupan pelabuhan di beberapa daerah.

Maximo Torero Cullen, kepala ekonom organisasi dan asisten direktur jenderal pengembangan ekonomi dan sosial, mengatakan hambatan logistik ini berpotensi mengganggu rantai pasokan makanan selama beberapa minggu ke depan. Menanggapi peringatan itu, Menteri Pertanian Syahrul

Yasin Limpo mengatakan pada hari Kamis bahwa pemerintah telah mengantisipasi masalah ini dengan memastikan ada pasokan 11 produk makanan pokok: beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai mata merah, daging sapi, ayam, telur, gula, dan minyak goreng.

Dia menambahkan bahwa pemerintah telah mendedikasikan sekitar 6 juta hektar lahan untuk produksi produk makanan tersebut.

Sementara itu, stok beras kami tetap mencukupi, karena kami masih akan memiliki sekitar 6,84 juta ton pada akhir bulan ini," kata Syahrul. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan fokus pada penguatan kapasitas produksi pangan negara dari Juni hingga September di Menanggapi peringatan FAO.

Kami tidak ragu bahwa kami dapat melewati semua ini. Kami memiliki rencana sementara dan permanen.
AGENDOMINO

Syahrul mengatakan pemerintah telah menyiapkan rencana alternatif jika situasinya memburuk, seperti mengubah rawa menjadi ladang dan perkebunan. “Kami memiliki sekitar 160 ha lahan di Kalimantan Tengah yang dapat digunakan untuk memproduksi sekitar 70.000 ton beras.”

Pilihan lain adalah diversifikasi produk makanan lokal untuk memenuhi permintaan di seluruh negeri.
Kami juga akan menggunakan cadangan daerah untuk memenuhi permintaan di berbagai provinsi," kata Syahrul, menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan kepada petani dalam bentuk benih dan pupuk.

Selain itu, pemerintah akan mempromosikan pertanian rumah tangga dan perkotaan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan nasional.

0 comments:

Post a Comment