Wednesday, June 10, 2020

BPTJ akan meluncurkan aplikasi yang membantu komuter melacak COVID-19 yang tersebar di Jabodetabek


Seputarberita-Badan Perhubungan Jakarta (BPTJ) Kementerian Perhubungan akan meluncurkan aplikasi mobile baru bernama L-Cov untuk membantu penumpang melacak penyebaran COVID-19 di ibukota dan kota-kota satelitnya.

Juru bicara BPTJ Budi Rahardjo mengatakan aplikasi ini dapat membantu pengguna memutuskan apakah mereka ingin melanjutkan perjalanan ke daerah tertentu di Jabodetabek setelah mempertimbangkan paparannya terhadap COVID-19.

Area yang diklasifikasikan sebagai berisiko tinggi akan ditandai merah di aplikasi," kata Budi saat konferensi jarak jauh pada hari Rabu, menambahkan bahwa platform akan memanfaatkan data yang disediakan oleh pengguna dan pemerintah untuk mengidentifikasi risiko transmisi COVID-19 di area

tertentu. Kepala BPTJ Polana B. Pramesti mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kompas.com pada hari Selasa bahwa aplikasi akan mencakup fitur yang disebut Pantau Jalan (Road Monitoring), yang memungkinkan penumpang untuk melacak prevalensi penyakit yang mungkin terjadi di sepanjang rute yang mereka tempuh.

AGENDOMINO

Pengguna pertama-tama akan diminta untuk melengkapi profil dan catatan kesehatan mereka, dan memberikan lokasi yang baru saja mereka kunjungi. Jika pengguna menunjukkan kemungkinan terkena penyakit, mereka juga akan ditandai merah di aplikasi.

Aplikasi L-Cov pada awalnya akan diluncurkan pada hari Rabu, tetapi BPTJ menunda selama seminggu untuk meningkatkan beberapa fitur.

"Kami membutuhkan seminggu untuk memastikan bahwa aplikasi ini dapat diakses dengan mudah oleh publik," tambah Budi.

0 comments:

Post a Comment