Tuesday, June 2, 2020
Home »
Agen Bola
,
Agen Bola Terpercaya
,
Agen Kasino
,
Agen Sbobet
,
Situs Judi Bola Indonesia
,
Taruhan Bola
,
Taruhan Online Indonesia
» Pemerintah menargetkan program dana desa untuk mempercepat bantuan kepada 8 juta keluarga miskin
Pemerintah menargetkan program dana desa untuk mempercepat bantuan kepada 8 juta keluarga miskin
Seputarberita-Pemerintah bertujuan untuk menyelesaikan pencairan Dana Desa BLT (dana desa tanpa transfer tunai) kepada sekitar 8 juta keluarga minggu ini, sebagai bagian dari upaya untuk melindungi rumah tangga yang berisiko lebih besar untuk jatuh ke dalam kemiskinan di tengah wabah COVID-19.
Desa, Daerah Tertinggal dan Menteri Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan pada hari Selasa bahwa 73 persen dari total 74.953 desa di negara tersebut telah menyalurkan sekitar Rp3,48 triliun (US $ 242 juta) dalam bantuan tunai kepada sekitar 5,8 juta keluarga sejauh ini.
27 persen desa yang tersisa, di sisi lain, belum mendistribusikan uang karena, antara lain, proses lamban sinkronisasi data di tingkat administrasi atas. Oleh karena itu menteri telah menginstruksikan desa-desa hanya untuk mengucurkan uang kepada keluarga yang telah mereka identifikasi untuk mempercepat proses. Saya sudah menginstruksikan desa-desa untuk menyalurkan dana dengan cepat, dan kemudian menyerahkan data tentang penerima ke kota atau kabupaten, "kata Abdul.
Pemerintah pusat memperkirakan bahwa 3 juta hingga 5,23 juta orang Indonesia akan kehilangan pekerjaan selama pandemi COVID-19, sementara sekitar 1,89 juta hingga 4,89 juta orang mungkin jatuh di bawah garis kemiskinan karena krisis kesehatan membuat kegiatan ekonomi terhenti.
Ia berencana untuk meningkatkan pengeluaran untuk bantuan dana tunai desa menjadi Rp 31,8 triliun setelah sebelumnya mengalokasikan Rp 21,2 triliun.
Pemerintah akan menyediakan Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan untuk keluarga yang memenuhi kriteria tertentu, seperti memiliki anggota keluarga yang kehilangan pekerjaan dan tidak menerima bantuan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) atau program kartu makanan pokok. Tambahan Rp 300.000 dapat diberikan kepada keluarga untuk tiga bulan ke depan






0 comments:
Post a Comment