Tuesday, June 9, 2020

Komuter kembali ke angkutan umum dengan lebih banyak alat pelindung


Seputarberita-Karena pemerintah Jakarta secara bertahap meringankan pembatasan sosial COVID-19 dan membuka kembali sektor-sektor bisnis tertentu, orang-orang mempersiapkan diri mereka untuk perjalanan yang aman dengan angkutan umum.

Triastuti naik kereta komuter ke kantornya di Jakarta untuk pertama kalinya Kamis lalu setelah dua bulan bekerja dari rumahnya di Tigaraksa, Banten.

Dia cemas tentang risiko penularan pada transportasi umum. Pegawai kontrak berusia 40 tahun dari suatu kementerian memutuskan untuk mengenakan sepasang sarung tangan kain selama perjalanannya di samping masker wajah.

Karena saya punya anak di rumah - salah satunya adalah balita," katanya. "Itu sebabnya saya lebih siap ketika naik kereta."

Operator jalur komuter milik negara, PT KCI, mewajibkan penumpang untuk mengenakan masker di dalam stasiun dan di kereta api ketika pembatasan sosial skala besar (PSBB) pertama kali diberlakukan pada bulan April. Penumpang yang tidak mengenakan topeng akan dilarang menggunakan layanan mereka. Sarung tangan kain dan perlengkapan pelindung lainnya untuk penumpang adalah opsional.

Saya memakai [sarung tangan kain] agar saya tidak bersentuhan langsung dengan permukaan. Banyak orang mungkin telah menyentuh, misalnya, pegangan tangan. Siapa tahu, mereka mungkin membawa penyakit ini, ”kata Triastuti.

AGENDOMINO

Pemerintah Jakarta mulai melonggarkan pembatasan Jumat lalu dengan membiarkan rumah ibadah dibuka kembali, sementara kantor dan toko melanjutkan operasi dengan setengah kapasitas pada hari Senin. Pembukaan kembali telah menyebabkan lonjakan penumpang di beberapa stasiun jalur komuter pada jam-jam sibuk, menurut laporan media setempat. Untuk mengatasi meningkatnya jumlah penumpang, KCI, Transjakarta, serta MRT dan LRT kini telah memperpanjang jam operasional dan jumlah perjalanan.

Selain terus menegakkan wajib pakai topeng di angkutan umum, operator jalur komuter juga memperkenalkan protokol kesehatan tambahan di fasilitasnya, termasuk larangan orang tua naik kereta api selama jam-jam sibuk dan larangan selimut pada bayi. Semua operator kereta api memberi tahu penumpang tentang kereta api

0 comments:

Post a Comment