Seputarberita-Letnan Dua Dewa Ayu Ardikna Suari telah dinamai oleh Angkatan Udara Indonesia sebagai pemimpin beban wanita pertama, dalam suatu langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pasukan militer yang didominasi pria.
Lulus dari Akademi Angkatan Udara pada tahun 2017, Ayu yang berusia 25 tahun menyelesaikan pelatihan loadmaster tiga bulan pada hari Rabu. Dia saat ini ditugaskan di Skuadron 2 di bandara militer Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur.
Sebagai pemimpin muatan di Angkatan Udara, ia akan bertanggung jawab atas pemuatan dan pembongkaran kargo yang aman.
Komandan Wing I Fl. Kolonel Fata Patira memberikan gelar kepadanya dalam upacara penutupan akademi yang diadakan di bandara pada hari Rabu.
Berasal dari Gianyar, Bali, Ayu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penugasannya di kepolisian. Tanpa restu dari Tuhan, orang tua dan saudara perempuan saya dan dukungan dari senior saya, saya tidak mungkin menjadi pemimpin beban seperti saya sekarang," katanya dalam sebuah pernyataan pers pada hari Kamis, menambahkan bahwa dia berharap akan ada lebih banyak loadmaster wanita di Angkatan Udara.
Ayu mengatakan bahwa menjadi perwira Angkatan Udara bukanlah rencana awalnya karena dia bermimpi menjadi seorang polisi wanita ketika dia masih kecil. Mimpinya, katanya, adalah mengikuti jejak ayahnya yang bertugas di kepolisian.
Karirnya di militer dimulai setelah ia menjadi anggota tim pengibaran bendera nasional pada tahun 2012 yang mewakili Bali.
Akademi Angkatan Udara menerima satu anggota dari tim pengibaran bendera. Saya dipanggil dan diberi tahu bahwa saya memenuhi syarat untuk dipilih, ”katanya dalam wawancara dengan tribunnews.com, Kamis.
Setelah melewati proses seleksi di Bali, ia mendaftar di Akademi Angkatan Udara pada tahun 2013 dan memulai karirnya. Sekarang, dia dengan bersemangat menunggu jadwal penerbangan pertamanya sebagai pemimpin beban.
AGENDOMINO
Saya terus menerima dukungan luar biasa dari junior, senior, keluarga, dan kolega saya lainnya. Saya harap saya bisa menjalankan tugas baru ini dengan lancar, ”kata Ayu.
Pada bulan Mei, Letnan Dua Ajeng Tresna Dwi Wijayanti yang berusia 25 tahun menjadi pilot pesawat tempur wanita pertama di Militer Indonesia. Dia sekarang menjadi pilot pesawat serang ringan KAI T-50i Golden Eagle dengan Skuadron ke-15 dari Pejuang Sayap Udara ke-3 yang ditempatkan di Pangkalan Angkatan Udara Iswahjudi di Madiun, Jawa Timur.







0 comments:
Post a Comment