Seputarberita-Jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di Jawa Timur telah melampaui Jakarta, menjadikan pusat episenter COVID-19 di Indonesia.
Pada hari Jumat, Jawa Timur melaporkan 356 kasus COVID-19 yang baru dikonfirmasi, sehingga totalnya menjadi 10.901 kasus, melampaui penghitungan Jakarta dari 10.796. Provinsi ini juga melaporkan jumlah COVID-19 tertinggi. Menurut hitungan pemerintah, 796 orang telah meninggal karena penyakit di Jawa Timur. Jakarta telah mencatatkan total 616 kematian.
Laporan itu muncul sehari setelah Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengunjungi Jawa Timur. Di sana, ia mendesak pemerintah provinsi untuk mengurangi tingkat penularan COVID-19 di wilayah tersebut dalam I yang menuntut kontrol terpadu dan serius dari semua lembaga di wilayah [...]
sehingga kami dapat menangani dan menurunkan jumlah kasus yang dikonfirmasi [...] dalam dua minggu, "kata Presiden di Surabaya, Kamis. Juru bicara Satuan Tugas COVID-19 Nasional Achmad Yurianto mengatakan bahwa Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan masing-masing melaporkan 177 dan 172 kasus pada hari Jumat, termasuk yang tertinggi pada hari itu.
Yurianto mengimbau warga negara untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mengekang penyebaran virus, terutama ketika pemerintah mulai melonggarkan pembatasan di bawah apa yang disebut kebijakan normal baru di banyak bagian nusantara.
AGENDOMINO
“Ada tiga tempat yang memiliki potensi tinggi untuk menjadi sumber penularan: kantor, restoran dan transportasi umum. Sangat penting bagi kita untuk menjaga jarak fisik setidaknya 1,5 meter dari orang lain dan mengenakan topeng saat berada di tempat-tempat itu, "katanya.
Indonesia terus menjadi negara yang paling terpukul di Asia Tenggara. Pada hari Jumat, 1.240 kasus COVID-19 baru dikonfirmasi secara nasional, sehingga jumlah negara tersebut menjadi 51.427.







0 comments:
Post a Comment