Sunday, May 17, 2020

COVID-19: indonesiaTerserah ketika frustrasi meningkat karena pelanggaran jarak fisik, kebijakan pemerintah


Seputarberita:Pengguna media sosial sedang menyebarkan tagar #IndonesiaTerserah (#WhthingIndonesia) untuk mengekspresikan rasa frustrasi mereka atas ketidakpedulian publik terhadap tindakan fisik jarak dan kebijakan COVID-19 pemerintah yang tidak konsisten.

Hashtag mendapatkan momentum karena beberapa foto dan video petugas kesehatan mengenakan alat pelindung yang berisi tanda-tanda yang beredar di Twitter dan Instagram.

Influencer media sosial terkemuka Tirta Mandira Hudhi, seorang dokter garis depan COVID-19, mempopulerkan tagar dengan memposting satu foto tersebut. Gambar tersebut menggambarkan seorang pekerja medis, yang tampaknya adalah Tirta sendiri, dengan alat pelindung yang memegang tanda bertuliskan “Indonesia? Masa bodo! Lakukan apa pun yang kamu suka Agenpoker

"Mengingat apa yang terjadi di Sarinah [beberapa hari yang lalu] dan di [Bandara Internasional Soekarno Hatta]," tulis Tirta dalam keterangannya.


Dia merujuk pada dua insiden terpisah. Pada hari pertama, ratusan orang berkumpul di depan sebuah restoran McDonald di Sarinah, Jakarta Pusat, pada hari penutupannya. Pada yang kedua, kerumunan orang masuk ke Terminal 2 Soekarno Hatta, dalam pelanggaran nyata terhadap pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan untuk membendung penyebaran COVID-19.

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Kementerian Perhubungan membuka layanan transportasi udara, darat dan laut, suatu langkah yang mendapat kecaman keras dari para ahli. Petugas kesehatan lain dengan gagang Twitter @helwatshlhh memposting foto dirinya memegang tanda yang sama, mengungkapkan rasa frustrasinya atas respons negara terhadap pandemi.

0 comments:

Post a Comment