Thursday, May 14, 2020

Banjir, tanah longsor melanda daerah karena musim hujan berkepanjangan


Seputarberita:Hujan deras sepanjang minggu telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa provinsi, karena musim hujan diperkirakan akan berlangsung lebih lama dari perkiraan semula.

Hujan deras yang berlangsung dari Selasa sore hingga Rabu pagi menyebabkan banjir di Kabupaten Lebak, Banten, merendam puluhan rumah di Kabupaten Cipanas dan menghancurkan sebuah jembatan di Kabupaten Lebak Gedong.

Untungnya, tidak ada korban yang dilaporkan," kata warga Cipanas, Memed, Rabu, seperti dikutip kantor berita Antara.

Bupati Cipanas Oleh Najmudin mengatakan, banjir setinggi 80 sentimeter itu melanda setidaknya 96 rumah di tiga desa di kabupaten itu - Sipayung, Talagahiang dan Bintangresmi - pada tengah malam saat umat Muslim memiliki sahur (makanan sebelum fajar).

Badan Mitigasi Bencana Lebak (BPBD) segera memperingatkan warga, terutama mereka yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan kaki Gunung Halimun-Salak, tentang risiko tanah longsor karena curah hujan intensitas tinggi.Agenpoker

Kami berharap peringatan ini dapat mengurangi risiko kematian," kata Kepala BPBD Lebak Kaprawi, mendesak warga untuk sementara waktu pindah ke tempat yang lebih aman. Badan ini mengumpulkan sukarelawan dan peralatan untuk tim pencarian dan penyelamatan Badan

Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di beberapa bagian Indonesia minggu lalu. Badan itu mengatakan musim hujan, yang awalnya diperkirakan akan berakhir pada bulan April, akan membentang hingga Mei di Jakarta dan Juni di bagian lain Jawa.


BMKG juga telah memperingatkan cuaca ekstrem di daerah lain, termasuk Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatra Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan beberapa bagian Kalimantan. Hujan deras semalam juga menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di mana puluhan rumah di desa Sukamulih terendam. Sementara itu, puluhan lainnya di desa Wangunjaya dimakamkan di tanah longsor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Ciputih. Saya telah menginstruksikan BPBD setempat dan pejabat kabupaten untuk mengucurkan bantuan bencana dan memetakan daerah-daerah yang terkena dampak bencana."

BPBD Bogor melaporkan bahwa setidaknya satu warga Wangunjaya telah hilang, mungkin terkubur di tanah longsor. Empat warga juga terluka saat bencana.

Tanah longsor di Wangunjaya mengungsi 69 keluarga dan merusak 14 rumah, dua toilet umum dan sebuah masjid.

0 comments:

Post a Comment